Header Ads

  • Berita Terkini

    Manfaatkan Waktu Sendirian Membuat Lebih Cerdas

    Manfaatkan Waktu Sendirian Membuat Lebih Cerdas

    Waktu adalah bagian dari kehidupan kita yang harus dimanfaatkan dengan baik. Jika tidak maka kita akan kehilangan waktu yang berharga untuk tujuan yang tidak pasti. Sehingga segala sesuatu yang tersusun dengan baik sebelumnya menjadi berantakan atau dalam kata lain terabaikan.

    Jika Anda memiliki pemikiran ini, seberapa besar Anda mencintai waktu sendirian dan bangga bahwa Anda mengukir waktu untuk diri sendiri secara teratur, Anda adalah satu dari sekian banyak orang yang melakukannya. Salah satu survei menemukan 85% orang dewasa percaya bahwa waktu sangat penting bagi mereka.





    Dari konsep mindfulness yang semakin populer mendorong kita untuk terhubung dengan diri kita sendiri, pentingnya waktu sendiri menjadi bagian penting kehidupan kita. Tapi apakah Anda benar-benar memanfaatkan waktu ini untuk keuntungan kita? Apakah kita benar-benar menghabiskan waktu berharga ini sendirian? Mungkin di antara kita masih ada yang bingung untuk melakukannya.

    Secara fisik sendirian di sebuah ruangan adalah satu hal yang baik, tapi jika Anda tidak memanfaatkan waktu ini dengan cara membebaskan diri dari rangsangan media sosial, Anda tidak mendapatkan manfaat yang sebenarnya. Lho.. Kok bisa?

    Di zaman modern banyak terjadi gangguan dari dunia digital. Memiliki waktu sendiri berarti Anda dapat melakukan hal-hal yang membuat Anda rileks namun ini bisa berarti Anda melompat-lompat tanpa suara di telepon atau komputer Anda. Membalas pesan Facebook, dan browsing, hal ini bahaya karena Anda menjadi kurang rileks dan puas dengan manfaat yang bisa diciptakan oleh waktu sendirian dalam hidup Anda.

    Gagasan kita tentang waktu sendiri perlu didefinisikan sebagai menjauhkan diri kita secara fisik dari dunia digital. Bahkan, ketika kita tanpa berpikir sedang berada di media sosial atau menonton televisi, otak kita sebenarnya bergeser ke negara di mana ia mulai mendambakan interaksi sosial dengan orang lain. Hal ini jelas bertentangan dengan alasan mengapa Anda memerlukan waktu sendirian di tempatkan yang pertama.

    Karen takut kehilangan fenomena yang dialami semua pengguna media sosial setiap waktu, yang dirasakan adalah perasaan cemas yang Anda dapatkan, saat Anda belum memeriksa Facebook, Twitter, atau Smule sehingga Anda kehilangan dan mengarahkan Anda untuk sekali-kali melihat apa yang baru di akun media sosial Anda.

    Sadar atau tidak sebenarnya yang kita periksa adalah hal-hal yang tidak penting atau memberi nilai tambah bagi kehidupan kita. Namun terkadang ini bertolak belakang dengan apa yang kita pikirkan, karena media sosial dapat membangkitkan rasa aman bahwa kita selalu mengetahui apa yang sedang terjadi, untuk dapat membicarakan kejadian terakhir dengan teman-teman kita. Tapi ini menciptakan keresahan yang lebih besar dalam waktu jangka panjang.

    Media sosial memiliki kemampuan untuk efek negatif yang besar pada diri kita. Ini menciptakan rasa daya saing dan perbandingan yang mempengaruhi mentalitas yang kita miliki dari diri kita sendiri. Ini menghilangkan saat-saat berharga di mana kita bisa melakukan lebih banyak tugas produktif yang benar-benar mengarah pada pertumbuhan dan kesejahteraan pribadi kita.

    Nah, sebelum Anda terlempar jauh menuju kedalaman dunia digital yang sedang trend saat ini, ada baiknya Anda sudah mempersiapkan penyaringan informasi yang lebih ketat lagi. Agar hidup Anda tidak dibanjiri oleh berbagai informasi yang masuk setiap saat melalui Smartphone maupun Laptop Anda.

    Mulailah mengelola waktu sendirian dengan bijak karena tidak ada yang lebih berharga di dunia ini melainkan waktu itu sendiri. Dan ketika Anda terpotong oleh sang waktu berapa banyak kerugian yang sudah Anda sadari.

    21 komentar:

    1. Mmm..begitu rupanya..! Waktu banyak memberikan pelajaran bagi kita, hanya saja terkadang kita sering lalai..

      BalasHapus
      Balasan
      1. Sering lalai dan menghabiskan tanpa sadar kita telah membuang buang waktu.. Hehe

        Hapus
    2. Dulu sebelum begitu aktif di medsos hidup bagai tidak berwarna, selama aktifitas vital tidak terganggu rasanya tak salah memanfaatkan waktu sendirian dg bermedsos. Mungkin pendapatku ini efek terlalu sering menjalani kehidupan dg kesendirian ya hehe ...

      BalasHapus
      Balasan
      1. Jika hati merasa senang dilanjut saja, mbak. :)

        Hapus
    3. Setuju Mba. Ga mudah dilakukan di era gadget seperti sekarang, tapi pasti bisa kalau niat kuat.

      BalasHapus
      Balasan
      1. Susah banget mbak, tapi klau kita lebih bijak pasti bisa.. Hehe

        Hapus
    4. kalau udah punya dua anak gini sulit banget menciptakan "waktu sendirian" (T.T)

      BalasHapus
      Balasan
      1. bukan diganggu sih, mbak... tp memang harus kita berikan "waktu" kita ke mereka. lha ndak tega kalau kita acuhkan, soalnya pas pulang kerja jendul aja langsung disambut si kecil terus minta gendong, ngajak main, dll

        Hapus
      2. Iya betul kasihan kalau diabaikan karena si kecil pasti perlu perhatian dan kasih sayang dari ayah dan ibu.

        Hapus
    5. Memang benar juga sih mba, terkadang kita memerlukan wkatu untuk sendiri untuk bisa merefres piikiran kembali, siapa tahu akan mendatngkan ilham yang baik untuk ide-ide cemerlang. Tapi jangan kelamaan..... ha,, ha,, ha,

      BalasHapus
      Balasan
      1. Hehehe.. Iya om klsu kelaman nanti malah keasyikan..

        Hapus
    6. Sering nih sendiri gini. AKhir2nya ya nulis Mbak, biar leih produktif

      BalasHapus
    7. Iya bener mbak. Kadang seharian cuma main hp aja. Belum tentu yang dibaca itu bermanfaat kan ya. Kerasa juga sekarang akalu lagi ngumpul sama temen malah asik sama hp masing2

      BalasHapus
      Balasan
      1. Iya betul itu sosaliasi sama tetangga bahkan tak ada lgi saking asyiknya dengan hp.. Hehe

        Hapus
    8. Inilah penyakit di era serba digital saat ini. Hidup tapi seakan mati. gak perduli sekitar.

      BalasHapus
      Balasan
      1. Betul sekali jauh berbeda dgn dulu.. Hehe

        Hapus
    9. Hmmm... Lisa nel 17. Keren banget, dulu kalo nggak salah sy sering blogwalking pas masih ngeblog pake mywapblog (sekarang dah gak punya blog) 😂😂.

      Dari artikel diatas, kayaknya bener nih.. Kadang suka nggak bisa manfaatin waktu istirahat dengan baik. Keganggu notifikasi terus 😂😂

      BalasHapus
      Balasan
      1. Dulu apa blog nya ya?

        Nah untuk itu matikan hp saat jsm istirahat.. Hehe

        Hapus

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    Diberdayakan oleh Blogger.