Header Ads

  • Berita Terkini

    Mari Berkreasi Dari Rumah, Gunakan 5 Tips Ini

    Pernahkah kamu berpikir untuk bekerja dari rumah? Misalnya menjadi penulis lepas, mengelola online shop atau menjadi full time blogger. Saya rasa banyak orang yang menginginkan hal itu. Karena dengan bekerja dari rumah kita dapat menekan biaya dan jadwal kerja yang fleksibel. Bukan hanya itu, dengan bekerja di rumah kita dapat bekerja sambil berkumpul bersama keluarga.



    Namun bekerja di rumah dapat di bilang susah-susah gampang. Mengapa? Jika kita berada di lingkungan yang bising tentu fokus kita pada pekerjaan terganggu. Sehingga pekerjaan yang kita kerjakan kurang maksimal. Tapi jika kita bisa mengatur waktu dengan baik maka semuanya senang kita atasi.

    Saya memiliki 5 tips, dan tips ini telah terbukti mampu membawa orang-orang yang bekerja dari rumah fokus sehingga mendapatkan hasil yang maksimal dan sukses seperti tujuannya.

    Berikut adalah 5 tips yang saya maksud. Silahkan kamu gunakan agar usaha kamu dari rumah sesuai target.

    1. Fokus dan Membuat Jadwal Kerja

    Bekerja dari rumah membutuhkan fokus dan kemampuan untuk mengabaikan gangguan luar dan dalam. Salah satu contoh ialah kebisingan di lingkungan tempat tinggal. Untuk itu, kita harus bisa menyiasatinya sehingga kita dapat fokus dan bekerja secara maksimal.

    Juga, jangan menjawab panggilan telepon pribadi jika kamu hanya menyinggung penelepon dengan percakapan singkat. Hal ini bertujuan agar mereka tidak merasa tersinggung. Atau, kamu bisa mematikan jaringan telepon, agar tidak ada gangguan yang berasal dari ponsel kamu.

    Tentukan juga waktu bekerja agar kamu bisa fokus. Membuat jadwal kerja adalah salah satu cara untuk meningkatkan fokus kerja. Selama jadwal kerja, jangan melakukan kegiatan lainnya.

    Agar bekerja dapat lebih fokus dan meningkatkan konsentrasi. Kamu bisa gunakan teknik Pomodoro, ini merupakan teknik pembagian waktu. Terknik ini, pertama kali dikembangkan oleh Francesco Cirillo sekitar tahun 1980-an.

    Setelah pekerjaan selesai atau jadwal kerja selesai. Kamu bisa melakukan kegiatan lainnya, misalnya menonton televisi, atau belanja. Dengan demikian kamu dapat fokus saat berkerja dan akan mendapatkan hasil yang maksimal.

    2. Disiplin dan Tepat Waktu

    Disiplin merupakan persyaratan dari telecommuting. Duduk di depan komputer tidak akan membuat pekerjaan kamu selesai jika kamu teralihkan dengan memeriksa akun Facebook dan Twitter. Untuk itu, sebaiknya kamu menyelesaikan pekerjaan kamu. Setelah pekerjaan selesai, kamu dapat memeriksa akun sosial media.

    Kamu juga dapat mengatasi masalah ini dengan membuat pengaturan di komputer atau di ponsel. Buat tab komputer pribadi untuk bekerja di komputer, begitupun di ponsel kamu. Agar tidak ada pemberitahuan masuk dari akun sosial media yang akan menganggu kamu saat sedang bekerja.

    Dengan demikian kamu akan menyelesaikan tugas atau pekerjaan kamu dengan tepat waktu. Sehingga tidak terbebani dan dapat melakukan pekerjaan lain setelahnya.

    3. Siapkan Ruang Kerja

    Sebuah ruang kerja yang ditunjuk mungkin diperlukan, tergantung pada sifat dari bisnis yang kamu jalankan. Jika kamu seorang penulis, ruang khusus tidak diperlukan, yang penting tempat kamu berkerja dapat meminimalkan gangguan sehingga kamu dapat fokus.

    Namun, jika bisnis kamu melibatkan produk yang kamu buat dan menjual, seperti kerajinan. Kamu perlu memiliki suatu ruangan khusus untuk mengatur dan menyimpan persediaan dan peralatan, serta ruang untuk bekerja.

    4. Temperamen introvert

    Memiliki temperamen introvert membuat bekerja dari rumah lebih mudah. Jika kamu orang yang bersosial dan berkembang pada interaksi tatap muka, dibutuhkan pendekatan proaktif untuk mengisi kebutuhan ini. Istirahat sejenak lalu pergi ke sebuah warung kopi di sekitar rumah. Ini sangat baik, agar kamu tidak merasakan kejenuhan bekerja di rumah.

    5. Batas pribadi

    Menciptakan batas-batas dengan anggota keluarga lainnya sangat penting untuk keberhasilan kerja di rumah. Jika ada anggota keluarga yang mengajak ngobrol terkait hal yang tidak penting. Kamu bisa menundanya untuk berkerja terlebih dahulu. Jelaskan bahwa kamu harus menyelesaikan pekerjaan kamu.

    Nah, dengan bekerja di rumah, kamu memiliki time freedoom. Dimana kamu yang mengatur jadwal kerja, sehingga kamu memiliki kebebasan waktu. Kamu juga tidak terikat waktu dan aturan dari pihak mana pun. Kamu bisa bekerja dengan pengaturan waktu yang fleksibel. Dan kesuksesan pasti kamu dapatkan dengan sempurna.

    47 komentar:

    1. Bekerja dari rumah, memang menjadi trend bagi mereka yang memikiki pola pikir pengusaha.

      Disiplin yang tinggi diperlukan agar apa yang diusahakan membuahkan hasil yang gemilang.

      BalasHapus
      Balasan
      1. Ya, seperti contoh sampean, mas Bim, sekarang bekerja dari rumah dan pundi-pundi dollarnya numpuk, hehe

        Hapus
      2. Disiplin itu kunci utamanaya buang rasa bermalas-malasan.

        Hapus
    2. catatan menarik buat saya mbak, yang senang kerja di kosan ni. hehehe. sembari mencari yang bagus :D

      BalasHapus
      Balasan
      1. artikel bagus nih, cendolin sedikit ah

        Hapus
      2. Itu sangat bagus, mas Fajar apalagi dapat cendol dari mang Lembu :)

        Hapus
      3. hahahha, mana cendolnya mang, tu mbak lisa mau juga :p

        Hapus
      4. Ketika dimintai cendol mang Lembunya ngumpet, mas Fajar :)

        Hapus
      5. Saya minta dolarnya saja lah..., puny saya belum cair -cair :)

        Hapus
      6. Dolar saya juga belum cair kok, om DB :)

        Hapus
    3. 5 tips diatas sudah sejak lama dilakukan kecuali kudu kelapangan (tempat kuli), keluarga nggak ada lagi yang ganggu kalau saya udah depan laptop, yang rada susah itu TEPAT WAKTU, sering mleset, apalagi kalau servis ibue kurang memuaskan...#ehh

      BalasHapus
      Balasan
      1. Hahaha, kalau sevis buat ibuke nggak tepat waktu bisa-bisa nggak dapat pintu, mang,

        Hapus
    4. Ini di mba, pekerjaan yang berbalik arah dengan saya, kalo saya malah jarang di rumah" mirip banget dengan bang toyib, soalnya selain jadi kuli pabrik saya meski jualan keliling mba,,untuk tambahan...tapi penting juga sih tips mba nel, siapa tau nanati punya usaha yang meski harus dirumah, makasih mba nel tipsnya.

      BalasHapus
      Balasan
      1. Saya juga jadi kuli lho, mas Dwi, saya juga kerja sambilan tapi apapun itu tetap disyukuri yang pastinya happy. Hehe

        Ya, sama-sama, semoga tulisan di atas bermanfaat untuk kita semua. :)

        Hapus
    5. Kapan ya saya bisa praktekin 5 tips di atas?

      *menatap langit*

      BalasHapus
      Balasan
      1. kapan-kapan bisa diterapkan kok.

        menatap langit, menghitung bintang, ya? hehe

        Hapus
    6. yaa!! pada intinya apapun bisnis yang kita olah dirumah tidak jauh berbeda dengan pekerjaan yang ada diluar rumah / kantor.dsb

      perlu kecermatan serta ketelitian dalam hal mengelola produk serta manajemen pembukuan kita..namun kelebihan bekerja dirumah bisa lebih santai & tanpa ada larangan ini serta itu termasuk dalam hal berpakaian..

      uniknya lagi kerja dirumah itu bisa larak lirik tetangga atau Rondo sebelah Non..haaahaaa!!! PA.

      BalasHapus
      Balasan
      1. Hahaha.. Itu kalau mas Satria bisa lirik Rondo sebelah, tapi kalau saya ngilir siapa, coba, mas?

        Hapus
    7. Pernahkah kamu berpikir untuk bekerja dari rumah? Ya Pernah, udah zamannya Mbah gusdur jadi presiden aku ingin bekerja dari rumah. Tapi aku ingin, bukan ingin sih, terpaksa bukan juga, entahlah mungkin berkelana dulu biar merasakan betapa pedihnya kehidupan di luar sana.

      Intinya 5 tips di atas sangat tepat sekali di jalankan dan di mainkan. Sangat kental dan terasa di kehidupan sehari hari untuk yang memiliki jiwa kebebasan mengatur diri sebagai pejuang usaha sendiri, Ingat "bob sadino" Sekecil apapun usaha yang di jalankan dialah bosnya. Setinggi apapun jabatannya di sebuah perusahan tetap saja seorang kuli "cakjun", Mari berkreasi dari rumah ? Ayokkk ya hahahaha.

      BalasHapus
      Balasan
      1. Ayoonya kok seperti terpaksa, cak Jun? Coba ayoonya di barengi dengan mulai bisnis penuh semangat 45 sempurna. Hahaha

        Hapus
    8. Saya setiap pegang laptop kerjanya cuman 10 menit. Cek facebook twitternya yang berjam-jam.

      Pengennya sih kerja dirumah aja sama keluarga. Terus uang ngalir lancar. Semoga yach ;)

      BalasHapus
      Balasan
      1. Hahaha, itu harus dihindari, mas

        Hapus
    9. Bekerja dari rumah memang lebih mengasikkan., apa lagi kerjaanya itu hobi kita juga.., ya tinggal menerapkan ke lima tips yang ada atas.

      heem.., enak juga ya? sudah hobi dapet penghasilan.., :-)

      BalasHapus
      Balasan
      1. Pasti enak seperti minum kopi hitam plus pisang goreng :)

        Hapus
    10. Iya sekarang hp bisa buat bisnis di rumah, tapi nggak ada ruang kantor khusus sih, cuma terima pesanan kue
      berhubung sebentar lagi menghadapi lebaran
      terima pesanan kue buat lebaran dari sekarang 😀

      BalasHapus
    11. Disiplin dan tepat waktu. Saat bekerja didepan komputer, hape dan media social saya abaikan dulu biar konsentrasi tetap terjaga.
      Tapi kalau soal keluarga, saya tetap lebih mengutamakan dulu. Matikan sejenak dan focus berbincang dengan keluarga, walau itu bukan soal penting. Pada dasarnya keluarga adalah hal penting.

      BalasHapus
      Balasan
      1. Saya juga kalau urusan keluarga penting tapi kalau cuma sekedar obrolan ringan tak abaikan. Hehe

        Hapus
    12. tips2 nya keren nih, bisa aku terapin :D

      BalasHapus
      Balasan
      1. Silahkan, mbak semoga bermanfaat.

        Hapus
    13. saya juga bekerja dirumah, yang paling ngaruh mood saya itu kejenuhan. beberapa hari kemarin juga saya ngga ngeblog, buka kompi sih tiap hari cuma pas buka kompi cuma nonton drama korea aja. mau buka blog tapi malesnya minta ampun hehehe

      mungkin kudu dicoba 5 tipsnya ini nih biar penghasilan nggak nurun akibat males kerja dirumah

      BalasHapus
      Balasan
      1. Beda dengan saya om, ingin buka blog tapi waktu yang tak ada, kerja ofline maupun online telah menghabiskan waktu sehingga blog diangguri. Hehe

        Hapus
      2. saya lebih kasian sama pacarnya, gimana dong ga dapet waktu buat ketemuan, telponan juga ga dapet waktu dong :D

        Hapus
      3. Hahaha, ini dia masalahnya pacar sering ngambek, om :)

        Hapus
    14. Enaknya kalau bisa bekerja dari rumah ya neng, bisa selalu berkumpul dengan anak istri, gak perlu jauh-jauh pergi bertempur melawan macet, panas terik dan lain-lainnya...

      BalasHapus
      Balasan
      1. Iya mang, begitulah tapi meski bersabar :)

        Hapus
    15. Susah2 gampang kerja di rumah ya Mbak. Pasti nyambi2 yg lain. AKu pernah merasakanna, tetap saja nggak ada pembatas. JAdi memang bener2 harus niat dari diri kita, supaya hasil kerja maksimal

      BalasHapus
      Balasan
      1. Iya terkadang fokus ilang kalau tak bisa ngaturnya, mbak. :)

        Hapus
    16. Kerja di rumah
      Memang terlihat mudah
      Tapi sedikit susah
      Namun jika disiplin hasil berbuah Indah....

      BalasHapus
    17. Aku yang masih ga konsisten soal waktu mba Lis.
      terlau santai :-D

      BalasHapus
      Balasan
      1. Santai saja dolar cair terus ya ,apalagi konsisten ?

        Hapus
      2. Nah tu betul kata om DB, mbak Dewanti :)

        Hapus
    18. Menata kebersihan juga penting biar suasana hati ga berubah.

      Kreasi biasanya menyesuaikan dengan estetika.

      Alhamdulillah, sedikitnya saya juga punya selera kreasi ruangan.

      BalasHapus
      Balasan
      1. Betul, om, biar tetap kreatif :)

        wah itu selera kreasi ruangan saya juga. Hehe

        Hapus
    19. mencerahkan postingannya, kalau saya Disiplin dan tepat waktu yang susah mba, lagi kerja kadang anak minta bermain he,,,

      BalasHapus

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    Diberdayakan oleh Blogger.