Header Ads

  • Berita Terkini

    Okra Telur Kari, Rasa yang Lezat Baik Untuk Kesehatan

    Okra atau yang sering disebut dengan Bamia, jenis tanaman yang dapat dijadikan sayur. Di Indonesia sayuran ini kurang begitu terkenal, sehingga masyarakat pada umumnya masih banyak yang belum tahu. Okra tanaman berbunga yang termasuk tanaman genus hibiscus dari keluarga Malvaceae. Tanaman yang menghasilkan serat ini banyak dibudidayakan di daerah yang memiliki iklim tropis dan hangat.

    Okra juga menyimpan berbagai manfaat dan khasiat bagi kesehatan tubuh. Salah satu khasiat dari okra adalah membantu menurunkan berat badan. Karena dikenal sebagai jenis sayuran yang sangat rendah kalori. Dalam setiap 100 gram okra hanya mengandung 30 kalori. Selain itu, tanaman ini juga tidak mengandung lemak jenuh atau kolesterol. Meskipun demikian, okra merupakan sumber makanan yang kaya serat, mineral, dan vitamin. Okra sering direkomendasikan oleh ahli gizi sebagai sumber makanan untuk membantu mengontrol kolesterol dan program penurunan berat badan.

    Daun kari adalah jenis rempah-rempah untuk pengobatan beberapa penyakit maupun digunakan rempah masakan. Tak heran, sekarang ini daun kari banyak dijadikan serbuk dan terjual di mana-mana, sehingga mudah didapatkan untuk kebutuhan dapur sebagai bumbu masakan.

    Daun kari juga terbukti khasiat untuk mengobati penyakit kulit. Sifat antibakteri dan anti inflamasi yang dikandung oleh daun kari juga cukup efektif untuk obat alami penyakit kulit seperti jerawat dan sebagainya. Selain itu kandungan antioksidan dari daun kari juga baik untuk kecantikan dan menghambat efek penuaan.

    Telur yang tak asing lagi kita dengar bahkan hampir setiap hari kita makan untuk memenuhi kebutuhan gizi tubuh kita. Dengan harga yang sangat murah, selain murah telur juga sangat bagus untuk kesehatan mata. Karena mengandung vitamin A, Zeaxanthin serta Lutein yang sangat dibutuhkan untuk kesehatan mata. Sebab, kekurangan vitamin A dapat menyebabkan ketajaman serta kesehatan mata menurun.

    Oleh sebab itu, sangat direkomendasikan untuk mengkonsumsi telur setiap hari, setidaknya 4 kali dalam satu minggu.

    Kandungan manfaat dan khasiat dari okra, daun kari, dan telur telah kita ketahui dari ulas di atas, mari sekarang kita jadikan satu piring sebagai masakan yang lezat untuk hidangan makan siang atau malam keluarga kita. Selain menghasilkan rasa yang lezat masakan ini sangat dibutuhkan oleh tubuh kita untuk menambah semangat dan membuat tubuh tetap sehat sepanjang hari, dan selera makan pun bertambah.

    Okra Telur Kari, Resep Masakan Keluarga



    Bahan:
    5 biji telur
    250 gram okra
    100 gram serbuk kari
    Garam secukupnya
    100 ml santan
    Minyak masak secukupnya

    Cara memasak:
    Potong tangkai okra, lalu cuci bersih dan sisihkan. Kemudian panaskan pengorengan atau periuk beri sedikit minyak masak, apabila minyak kira-kira sudah panas, masukan telur, goreng satu per satu (goreng seperti membuat telur mata lembu), setelah telur selesai digoreng lalu beri air secukupnya, biarkan mendidih, kemudian masukan okri yang sudah dicuci bersih. Selanjutnya masukan serbuk kari, aduk merata hingga kari bercampur. Jika okri sudah empuk masukan santan diikuti garam, didihkan sebentar, jika rasanya sudah pas seperti selera masing-masing maka masakan telah masak dan siap saji. Selamat menikmati.

    40 komentar:

    1. Duh.. mampir sini jadi laperrr... hahaha... boleh icip-icip dikit gak yaaa...?

      BalasHapus
      Balasan
      1. Hehehe, boleh., bokeh, mang silahkan :)

        Hapus
    2. Balasan
      1. Awas bajunya basah sama ilernya,haha

        Hapus
    3. Kalau di indo tanaman ini sepertinya tidak ada deh, perlu dibudidayakan jika memang ada bibit okra ini.

      Tolong kirim sayur okranya ke Tangerang ya 😂

      BalasHapus
      Balasan
      1. Sepertinya memang masih langka, mas tapi ada juga importnya.

        Baik, tak kirim view jne. Hehe

        Hapus
    4. Seumur umur says belum pernah Makan okra, serius ��

      BalasHapus
      Balasan
      1. Masa, mas? Nanti cobalah sekali-kali. Hehe

        Hapus
    5. Pintar masak juga ya mbak Lisa. Bisa nih kita kursus :)

      BalasHapus
    6. Sebenarnya saya baru saja tau ada sayuran namanya Okra, soalnya nama sayuran itu mirip dengan nama manusia Okta,, dan itu nama tetangga saya,,
      Makanan itu juga kalau di tempat saya hanya bisa di dapatkan di Mall besar dan berbintang,, kalau di pasar biasa ga bakalan dapat,, emejing bener,,
      Tapi saya lupa rasanya sayuran itu bagaimna ya,, cuman pernah makan sekali sih.., hehehee

      BalasHapus
      Balasan
      1. Hehehe, iya hampir sama dengan nama orang. Betul, mas, sayur okra ini hanya ada di mall besar, kalau dipasar biasa jarang ada. :)

        Hapus
    7. Okra, seingatku jenis sayuran ini agak berkendir gitu, tapi mungkin juga aku salah soalnya sudah lama juga sih aku merasakan sayur yang mirip dg di resep ini
      ya di Indosia memang sangat jarang bahkan aku blm pernah menemukannya, pernah merasakan waktu ke negara jiran Malaysia

      BalasHapus
      Balasan
      1. Iya, mbak okra ini berkendir, rasanya gimana ya nggak bisa diungkapkan dengan kalitan. :)

        Hapus
    8. saya masih belum paham apa itu sayur okra mbak,liat gambarnya jg masih bingung

      itu sejenis buncis ya?

      BalasHapus
      Balasan
      1. alah, pura2 ndak tau ini dia wongcungkup mah, hahah :D

        Hapus
      2. masa tukang sayur gak tau sih?

        Hapus
      3. Bukan jenis buncis, mas yanto.

        Iya pura-pura nggak tahu padahal setiap hari dijual.. Haha

        Hapus
    9. Pengganti okra yg pas apa nih mbak?
      Kalau dikasih tempe semangit itu kayaknya enak ya?

      BalasHapus
      Balasan
      1. Bisa diganti dengan nanas, mbak.
        Di tambah tempe tambah sip. Hehe

        Hapus
    10. jadi laper liat okra pake telur nya hiks hiks :D

      BalasHapus
      Balasan
      1. Aduh, di ambil juga boleh kok mas. :)

        Hapus
    11. mau saya cobain ah buat ntar menu makan siang mba, macicihhh ;)

      BalasHapus
      Balasan
      1. Sudah dicoba belum, om? Dapat okranya nggak? Kalau ngak dapat saya siap kirim, hehe

        Hapus
      2. sudah dong lumayan lah ngga ancur-ancur banget rasanya :D

        saya emang suka masak kadang-kadang, apalagi masak menu yang baru tuh tantangan banget deh hehehe

        Hapus
      3. Itu namanya bapak teladan :)

        Hapus
    12. saya nggak salah liat kan? goreng dengan telur mata lembu itu bukan sapi ya? :D

      BalasHapus
      Balasan
      1. Nggak salah, lembu itu sapi lho ya om, bukan mang Lembu. Hahaha

        Hapus
      2. masa sih? lembu itu sapi ya? jangan-jangan mang lembu itu?????

        udah ah jangan suudzon :D

        Hapus
      3. Iya, lembu itu sapi kalau di kampungku, tapi kalau mang Lembu mungkin? Haha nggak jadi tak lanjutkan ah nanti salah-salah malah kena denda. :)

        Hapus
    13. Wihhh... Siang2 liat sayur kari, rasanya langsung pengen ambil sendok. Wkwkwkwk

      BalasHapus
      Balasan
      1. Ambil sendok terus disantap ya? tapi kok bukan kari, malah sup butut. Haha

        Hapus
    14. Jujur Mbak Lisa...sy gak tau itu sayur apa...mungkin namanya ditempat sy lain kali ya....tp kelihatannya enak tuch....

      BalasHapus
      Balasan
      1. Bisa jadi lain namanya, om, enak banget om, mau? Tak kirim via jne. :)

        Hapus
    15. sejak kecil aku kurang suka dengan yang namanya telur mbak hehhe, tapi aku baru tahu kalau telur bagus buat kesehatan mata.

      BalasHapus
      Balasan
      1. Padahal telur itu lezat, lho mas, lagi vitaminnya sangat bagus untuk kesehatan, jadi rugilah kalau nggak suka :)

        Hapus
    16. Maaf ya...sekedar saran saja, masak okranya terakhir Kali waktu masakan mau diangkat. Karena khasiat okra terletak di lendirnya. Jika masaknya terlalu lama okra akan pecah dan lendir keluar. Saya biasanya cuma 1 menit ungkep terus angkat
      ...:)

      BalasHapus
      Balasan
      1. Terima kasih tambahannya, dan kunjunganya, mbak. Hehe

        Hapus
    17. Hampir sama dengan sayuran Buncis apa yah! Kelihatanya enak banget gitu, gurih dan lezat!

      BalasHapus
      Balasan
      1. Nggak sama, mbak, okra lebih cepat lembik, ya lezat banget di maem dengan nasi hangat. :)

        Hapus

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    Diberdayakan oleh Blogger.