Header Ads

  • Berita Terkini

    3 Metode Terbukti Ampuh Mengatasi Kemarahan

    Kita semua tahu kemarahan terkadang tidak bisa dikendalikan. Terlepas tanpa kontrol, tidak lagi ingat dampak baik dan buruknya, sehingga kemarahan itu menguasai diri kita secara verbal atau pun fisik. Yang menariknya lagi adalah bahwa sebagian besar dari kita menyesali tindakan seperti yang dilakukannya. Mengapa? Ketika diri berada di tingkat kesadaran maka penyesalan timbul dari hati, sehingga berharap memiliki lebih mengontrol diri di saat sedang marah.



    Marah itu sah sah saja, tidak ada yang melarang, tidak ada yang mengharuskan, namun sebagai orang yang memiliki pemikiran normal maka kita perlu menahan, mengontrol kemarahan, agar sesuatu tindakan saat kita marah tidak ada penyesalan. Tapi, kebanyakan orang tidak bisa menahannya. Mereka melihat kemarahan sebagai cacat genetik yang mereka harus memasang bersama dengan konsekuensi negatif yang pasti mengikuti ekspresi kemarahan.

    Itu benar-benar salah. Kemarahan adalah tidak cacat genetik dan kita tidak perlu memasang dengan itu. Kemarahan dapat dikelola, namun tidak dengan hanya bernapas dalam-dalam dan berkata "wow saya bisa." Jangan sampai kita dikuasai oleh kemarahan karena tindakan diluar nalar normal akan berakibat buruk, seperti kata pepatah "kain putih yang dijaga tetap bersih pada akhirnya ternoda oleh setitik tinta."

    Saya memiliki teknik cara mengatasi kemarahan dan akan saya perkenalkan kepada kamu, ini dapat digunakan kapan saja dan di mana saja. Hal ini juga dapat digunakan dengan orang-orang dari segala usia, kabar baiknya adalah bahwa hal ini benar-benar bekerja. Dengan catatan ini bukan menggurui tapi hanya sekedar berbagi.

    Nah, ada dua cara: Kamu dapat memilih untuk melampiaskan kemarahan kamu ; atau kamu dapat menggunakan metode saya, di bawah ini

    3 metode terbukti ampuh mengatasi kemarahan



    1. Tenangkan hati, proses kemarahan
    Saat dalam kondisi kemarahan, cobalah mengambil waktu untuk memproses kemarahan dan pikirkan dampak negatif jangan sampai salah bertindak. Sehingga kemarahan akan tetap mendapat tenang, dan terhindar dari melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri dan pada akhirnya, ini akan menjadi kebiasaan.

    Hal ini bisa mencegah permasalahan semakin membesar dan terjadi konflik antara kita dan pihak lain. Ini akan membuat hubungan terlindungi dari perselisihan yang tidak perlu. Selain itu, ini adalah cara terbaik untuk menjaga hubungan dengan orang-orang disekitar tetap harmonis dan terhindar dari perpecahan yang merugikan diri kita sendiri.

    2. Tenangkan hati, sambil minum kopi
    Kopi yang terbukti memiliki kandungan zat kafein yang tinggi. Adenosin dalam tubuh bekerja sebagai sel yang menyebabkan rasa ingin tidur terhadap otak. Kafein dalam kopi mempengaruhi kinerja sel dan menjadikan pergerakannya lebih lambat. Sehingga membuat perasaan lebih segar meskipun lambat.

    Dengan aroma kopi maka kemarahan akan terkendalikan, sehingga kita mampu menahan, mengontrol perkataan yang kurang baik pada saat kemarahan merayapi otak kita, yang akan merugikan diri sendiri dan menyakiti hati orang lain. Oleh karena itu direkomendasikan untuk minum kopi di saat kamu marah, setelahnya kamu akan mendapatkan ketenangan dan bisa berpikir dengan baik.

    3. Tenangkan hati, sambil mandi
    Ini mungkin terdengar konyol, tapi ini sangat ampuh untuk memberi kesejukan tubuh pada saat energi di bawa ke puncak kemarahan. Air yang merupakan senyawa penting dalam kehidupan. Manfaat paling utama dari air yaitu penghilang haus, tidak dapat dibayangkan apa yang akan terjadi jika kita tidak minum air? Tentu akan terjadi dehidrasi atau kekurangan cairan yang akan menyebabkan tubuh lemas. Begitupun jika badan kita tidak diguyur air atau mandi tentu bau keringat akan menyengat hidung, sehingga pikiran kita pun akan terus dikuasai oleh kemarahan.

    Dengan mandi maka guyuran air akan membuat badan kita segar, pikiran tenang, dan bisa menguasai keadaan, mengendalikan kemarahan, dan dapat berpikir jernih lalu mengambil keputusan.

    Itulah medote saya, cara untuk mengatasi kemarahan supaya diri tidak diperbudak oleh kemarahan yang akan merugikan diri sendiri. Mungkin di antara pembaca ada yang memiliki medote lain? Lalu metode apa yang kamu gunakan untuk mengontrol kemarahan kamu? Apa yang kamu temukan paling efektif? Silahkan berbagi di kolom komentar.

    78 komentar:

    1. Pas marah, lalu melampiaskannya dg rasa bangga dan puas. Tapi, ujung2nya menyesal juga.

      Minum kopi dan mandi. Ah nanti saya coba deh soalnya saya biasanya kalau marah palingan cuma duduk dan diam, bila memungkinkan ya rebahan, bila memungkinkan ya sampe tidur. Kalau pas bangunnya keingetan dan pengen marah lagi, ya tidur lagi, dst...

      BalasHapus
      Balasan
      1. Bener tuh mas, pas marahnya ilang pasti jadi nyesel.. Daripada gt mending pake cara situ ya, tidur mulu. Hehe.. Ok deh mas trims ya kunjungannya..

        Hapus
      2. Sebelum tidur coba dulu mandi dan minum kopi, mas Kay, pasti rasanya beda. Haha

        Hahaha, terima kasih om Emde telah membantu menyambut tamu. Hehe

        Hapus
    2. sip mba, keren banget deh caranya. itu juga kadang-kadang saya lakukan, kalau emosi masih terus berlanjut mah kudu ambil wudhu aja terus sholat deh sambil berdoa setelahnya :)

      BalasHapus
      Balasan
      1. Habis berdoa coba terus ngopi om, pasti tambah adem. Hehe

        Hapus
    3. kalau nurutin emosi saya suka nyesel setelahnya lho mba, kudu belajar mengatasi kemarahan dari mba nelisa kayaknya nih :)

      BalasHapus
      Balasan
      1. Iya, om, coba saja nanti hasilnya gimana kasih kabar, nggih. Haha

        Hapus
    4. Kalau saya marah biasanya...

      1. Saya langsung berwudhu, udah gitu ya langsung berdo'a minta kesabaran dan ketenangan untuk hati dan fikiran saya..
      (hmm tante lis percaya gk ya? ah paling saya di bilang sok alim, hehe..)


      2. Saya ambil hape aja.. Terus ketik alamat blog ini dan langsung komen. Kalau masih marah juga saya download gambar tante lis, terus saya pandang2in sambil bibir saya ngucap meski lirih : "oh tante lis.."
      (hmm yang ini kayaknya dia percaya deh.. haha..)


      #metode mengatasi kemarahannya oke bingit tante, saya pilih yang no.3 deh.. biar adem

      BalasHapus
      Balasan
      1. Cara no 1 adalah cara yang sering saya lakukan... seriusan dech :D

        Hapus
      2. Iya mas saya percaya kok, suer. Oya makasih kunjungannya.. hehe..

        Hapus
      3. Poin pertama saya percaya kalau om marah itu yang dilakukan, tapi kok saya ragu.. Hehe

        Poin dua, itu saya akan bilang "wow, si om sedang usaha" tapi sampai saat ini belum berhasil, kalah sama bapak sebelah, kan tu kata mas Irwin :)

        Hapus
    5. terkadang masih banyak yang mengambil keputusannya tanpa berpikir panjang dulu ya mbak., dan ujung2nya merugikan dirinya sendiri.

      okey mbak terimakasih buat 3 tipsnya., dan sekarang waktunya ngopi.., "Let's Go.."

      BalasHapus
      Balasan
      1. Iya, begitulah manusia, mas, merugikan diri sendiri dan akhirnya menyesal. :)

        ok sama-masa, di lanjut ngopinya :)

        Hapus
    6. baru tahu kalau mandi ternyata bisa mengatasi kemarahan juga yah, kalau gitu bagi yang sering marah-marah bisa bersih badannya karena sering mandi tiap kali marah, hehe...

      BalasHapus
      Balasan
      1. Kalau sudah tahu tingga terapkan, mang. Hehe

        Hapus
      2. Saya mah mandinya pagi ama malem doangan.. kalau lagi marah biasanya langsung makan.. hahahaha....

        Hapus
      3. Hati-hati, mang, marah terus makan ini bahaya lho, bisa ndut.. Haha

        Hapus
      4. Nah ini sih gue banget, kalo orang-orang kalo lagi kesel, marah, stres katanya suka gak enak makan, kalo saya malah kebalikannya kalo saya stress malah bawaannya pengen makan mulu, makanya semakin stress berarti semakin gendut 😁

        Hapus
      5. Pantesan si om gemuk, jadi ini rahasianya :)

        Hapus
    7. Saya kalo lg marah ya blogwalking mbak, ketemu dan berkunjung di blog2 tmn yg kadang menyajikan artikel lucu atau menghibur, bs ilang marahnya...

      BalasHapus
      Balasan
      1. Ini cara yang baik, dengan begitu rasa marah hilang ide kreatif pun dapat. Hehe

        Hapus
    8. wah ini bisa membantu disaat kondisi kalap di bakar amarah yang ga ke kontrol

      BalasHapus
    9. utk yg nomor 2, setuju bgt deh, secara saya kan doyan ngopi, hehe... pikiran puyeng, stres, ataupun mrh, dijamin adem deh meneguk secangkir kopi, apalagi ngumpul brg temen...

      BalasHapus
      Balasan
      1. Kalau ngopi plus berkumpul teman-teman di tambah gitaran dengan lagu klasik tambah segar pikiran. Hehe

        Hapus
    10. Marah-marah matahin keyboard, baca artikel-nerapin isinya,
      #ReaderNelisa2017

      BalasHapus
      Balasan
      1. Wah, kalau matahi keyboard ini bahaya, mas, nanti malah susah ngetik url blog ini. Haha

        Hapus
    11. saya sih paling cuma denger lagu metal :D,
      tapi kalau mandi ya, bisa buat fresh lagi, habis itu jadi tenang

      BalasHapus
      Balasan
      1. musik metal bagus. bisa bikin loss gitu rasa marahnya.

        Hapus
      2. Saya suka lagu klasik malah :)

        Hapus
      3. Owh, macam uyon-uyon atau gendhing2 jowo gitu ya? Emang sih, bisa bikin adem, tenang, ngantuk, trus tidur deh....

        Btw, mbak Lisa masih inget nggak tembang Capil Nggunung?

        Hapus
      4. Iya sejenis itu, lah, seperti di nina boboi:)

        capil nggunung? Lagu itu saya ingat banget, dulu masbro tetangga sebelah pernah membahas lagu to.. Iya kan? Hehe

        Hapus
    12. waw, harus mandi mendadak dong.

      btw, kalo marahnya ditahan bisa sesek di leher. belajar dari pengalaman sih.

      BalasHapus
      Balasan
      1. Dengan mandi marah yang di tahan tadi bisa ilang lho, mas. Hehe

        Hapus
    13. Kalau saya lebih memilih metode nomor 2 mba, dari pada marah marah malah nambah masalah mendingan saya tinggal ngopi
      dulu..
      Dan memang bener kalau sudah ngopi pikirin sedikit lebih tenang..

      BalasHapus
      Balasan
      1. Apalagi ngopinya sambil ngeblog, tambah pres pikiran :)

        Hapus
    14. Buat apa marah2 to mbak mbak, enakan hepi hepi sambil ngopi...

      Ya gak mbak, hehe

      tapi memang sih, pada waktu tertentu di mana emosi lagi memuncak...

      Menteleng, ngamuk2, wes koyok raenek wong sing di wedeni.

      Kek ada kepuasan tersendiri kalo dah marah2, tapi sebenarnya malah rugi sendiri, kita jadi di jauhi orang, musuh jadi banyak, walah...

      Urip malah ra jenak

      BalasHapus
      Balasan
      1. Iya ya mas, kenapa harus marah baik buat hidup senang setiap pagi bisa ngopi, jadi terhindar dari perselisihan atara umat manusia, hidup damai teman banyak dan tentunya tambah rezexi, soalnya banyak yang ngajak ngopi gratis. Hehe

        Hapus
    15. Kemarahan jika dilampiaskan kadang justru menimbulkan permasalaha baru. Kalau saya biasanya, berwudhu, berbaring sejenak atau tidur. Minum susu, biar rilek sambil mencari jalan terbaik atau menyusun kalimat yang santun. Jangan sampai keluar kalimat kotor.

      BalasHapus
      Balasan
      1. Iya, om, taoi terkadang banyak orang yang melampiaskan marahnya tanpa kontrol dan perkataan yang kurang baik pun keluar tanpa kendali. Kalau saya minum kopi , om pikiran jadi relex. Hehe

        Hapus
    16. saya melampiaskan marah dengan corat coret, kalau corat coret di kertas, kalau sekarang corat coret di net hehe

      BalasHapus
      Balasan
      1. Itu bagus, mbak, asal saja marahnya tetap terkendali, karena jika tidak pelampisan marah berbentuk tulisan akan merugikan diri sendiri, misalnya kita menulis di awalai dengan sambutan "Assalamuaikum" untuk 10 tulisan dan kemudian kita marah, menulis satu tulisan dengan kata "makian" maka kesepuluh tulisan tersebut akan tenggelam di timpun satu tulisan dan itu tentu merugikan diri sendiri. Hehe

        Hapus
    17. Yang Nomer 2 selalu jadi pilihan metode untuk menenangkan ketika aku marah, tentunya juga kudu ditemani rokok bila perlu gorengan juga. Tapi aku orang yang jarang marah sih.

      BalasHapus
      Balasan
      1. Kebanyakan pada milih poin 2, memang kalau suka rokok pas banget. Hehe

        Hapus
    18. tips diatas saya rasa memang akan berhasil apabila kita tidak langsung berhadapan dengan orang yg membikin marah ya mbak.

      tp bila berhadapat langsung nggak efektif soalnya kan biasanya marah itu reflek aja,apa mungkin ya ketika kita adu argumen yg akhirnya menjadi kemarahan trs bilang,bentar ya saya mau ngopi dulu atau bentar saya mau mandi entar kita lanjutin.hihi

      pasti nggak kefikir deh

      BalasHapus
      Balasan
      1. Masalahnya di situ pas marahnya berhadapan, malah jangan-jangan muka kena siram kopi. Jadi bertambah panas. Hehe

        Hapus
      2. tp kalau di deket mbak lisa kayaknya bakal langsung adem deh

        Hapus
      3. Pastinya adem kok, kan dapat siraman air dingin. Hehe

        Hapus
    19. Marah terkadang memang sulit dikendalikan, untungnya di Indonesia tumbuh subur tanaman kopi. Jadi saya biasanya membuat secangkir kopi sebagai pereda marah 😅

      BalasHapus
      Balasan
      1. Untungnya pohon kopi subur, kalau nggak coba terus gimana? Ujungnya malah minta ke saya untuk import.. Haha

        Hapus
    20. ke tiga cara yg tersebut diatas boleh untuk atasi stres, namun tahukan kamu apa yg sebenarnya terjadi ketika amarah seseorang sedang memuncak, itulah satu dari tuju nafsu manusia sedang bergejolak, kebanyakan manusia tidak tahu mengapa hal ini terjadi ....padahal nafsu amarah itu minta di puji, apakah kamu tahu apa yang kau panjatkan sebagai pujian kepada nafsu amarah..?

      BalasHapus
      Balasan
      1. Dilampiasan agar kemarahan mendapat kepuasan, gitu kan om?

        Hapus
    21. Setuju dengan ketiga cara diatas Mba. Biasanya aku mandi biar seger. Setelah itu barulah ngaji biar lebih tenang kemudian barulah ngopi..hehe

      BalasHapus
      Balasan
      1. Hehehe, dan setelah itu gowes ya, mas? :)

        Hapus
    22. Mending diem aja kalau pas marah, daripada ngomong nanti nyakitin ujung2nya kita juga yang nyesel :D
      kayaknya mandi boleh dicoba nih..
      kalau kopi kayaknya enggak, soalnya nggak begitu suka. Hehehe

      BalasHapus
      Balasan
      1. Wah nggak suka kopi ya, mas? Padahal kopi itu memberi energi yang lumayan lho :)

        Hapus
      2. Saya dong suka seruput kopi

        Hapus
      3. Itu saya percaya, om marnes :)

        Hapus
    23. Selain mandi, ngopi, liat wanita cantik jg sy bisa ilang marahnya mbak Lisa hehehehe....,

      BalasHapus
      Balasan
      1. Hahaha, lihat wanita cantik terus belakangnya bolong suka nggak om Jhon?

        Hapus
      2. Insyaallah langsung balik badan dan segera pasang jurus langkah seribu lari terbirit-birit:D

        Hapus
      3. Hahaha,, jadi berubah.

        Hapus
    24. mau nyobain kalau lagi marah, tapi kalau yang tak marahinnya wanita atau ibu-ibu gituh doangan tapinya...tak ajakin sekalian mandi...kan pasti nggak jadi marah saya nya...iya ah, cobain ah besok di kantor

      BalasHapus
      Balasan
      1. Selamat mencoba, mang, pasti dijamin ampuh dan jitu :)

        Hapus
    25. Wah tipsnya boleh juga nih diterapkan agar sebisa mungkin mengendalikan rasa amarah, kalo dalam Islam seperti yg dibilang beberapa temen di atas untuk mengendalikan emosi bisa dengan cara mengambil wudhu kemudian membaca Al Qur'an, insya Allah rasa amarah bisa kita redam dan malah timbul rasa tentram dan damai dalam hati kita

      BalasHapus
      Balasan
      1. Iya, om, dengan demikian hidup pun damai. :)

        Hapus
    26. Kalau saya sih ga pernah marah orangnya. Baik, suka menabung juga. Kalau ada masalah saya biasanya lebih milih walkout daripada mukul orang. Nice tips mbak lisa!

      BalasHapus
      Balasan
      1. Itu baik, mas, dari pada mukul orang baik dibawa ngopi. Hehe

        Hapus
    27. kapan marah ya? bentar lagi mau tak jadwal marah, untuk peraktikkan tips ini

      BalasHapus
      Balasan
      1. Hehe, jadwalnya jangan terlalu padat lho ya, mas, santai saja biar hasilnya sesuai keinginan. :)

        Hapus
    28. Poin nomor 3 itu loh, saya jadi inget saat seseorang sedang marah, kecewa, putus asa, lalu dia mandi pake shower sambil sesekali nangis. Kayak di film2 tuh haaha. Tapi bener juga,,,, yang namanya api harus diredam dengan air. Bisa mandi, bisa minum, bisa pula wudhu.

      BalasHapus
      Balasan
      1. Hahaha, itu biasanya cewek yang melakukannya, nangis sambil mandi :)

        Hapus
    29. Setuju Juga nih, menenangkan Jiwa yang sedang Emosi dengan Mandi atau Berendam ...
      biar Tensi emosinya mereda ....

      BalasHapus
      Balasan
      1. Betul.. Betul, pastinya setelah mandi seger. :)

        Hapus
    30. ya setiap manusia memiliki sifat marah dan marah pun juga manusiawi. kalau saya lagi dilanda situasi seperti ini sihh, biasanya cari tempat yang begitu tenang dan nyaman lalu membaringkan badan tarik selimut tidur. Oiya ternyata minum kopi juga bisa ya mbak untuk menghilangkan rasa marah. cocok ini dipraktekan kalau ada orang yang ngajak marah atau berasa ingin marah. membuat kopi lalu diminum bareng wahh jos iki. mbak hahahha

      BalasHapus
      Balasan
      1. Bangun tidur terus ngopi tambah pikiran rilex marah pun hilang, lho mas. Hahaha

        Hapus
    31. Hihihi, setuju banget Mbak, tenangkan hati sambil mandi. JAngan lupa wudhu dulu. Ini bisa bikin reda kemarahannya

      BalasHapus
      Balasan
      1. Betul, lepas itu dibawa ngopi, mbak. :)

        Hapus

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    Diberdayakan oleh Blogger.