Header Ads

  • Berita Terkini

    Multitasking Tidak Bekerja dengan Baik? Gunakan Cara Ini

    Semua orang ingin mendapatkan lebih banyak melakukan pekerjaan dalam waktu terpendek mungkin. Sayangnya, multitasking terbatas pada sejumlah tugas kecil. Kamu tidak dapat melakukan untuk panggilan telepon yang mendesak saat kamu mempersiapkan laporan sama pentingnya, karena kedua tugas ini membutuhkan fokus. Kebanyakan orang mengalihkan di antara dua tugas yang sama pentingnya untuk mendapatkan mereka berdua dilakukan pada waktu yang sama, tapi itu tidak bekerja dengan baik.




    Pernahkah kamu terjebak pada panggilan telpon, bekerja pada beberapa email, juga ketika orang lain bertanya, "apa yang kamu lakukan?" dan kamu tidak mendengar pertanyaan mereka, karena kamu sedang sibuk menulis email penting.

    Otak manusia hanya bisa fokus pada satu tugas penting pada satu waktu, dan biasanya, fungsi-fungsi seperti ini memanfaatkan sepenuhnya kemampuan mental kita. Ketika kita mengalihkan fokus dari satu tugas ke tugas yang lain, perubahan dapat mengganggu pola pikiran dan memaksa otak kita ke arah yang berbeda. Dibutuhkan beberapa waktu untuk menyetel otak kita kembali, dan mengalihkan konstan, hal ini dapat terjadi dan membingungkan setelah beberapa waktu pada kualitas pekerjaan kita. 

    Konsep ini mirip dengan fokus lensa kamera. Bahkan kamera terbaik dan lensa di galeri tidak fokus segera, jika setelah mereka dipindahkan dari satu posisi ke posisi lain. Jika kamu terus beralih dari posisi ke posisi berulang kali, kamu akan berakhir mengorbankan kualitas gambar. Strategi yang lebih efisien adalah untuk mengambil semua gambar yang kamu butuhkan dari satu posisi sebelum pindah ke posisi berikutnya.

    Begitupun untuk mendapatkan multitasking bekerja dengan baik maka kita harus melakukan strategi sederhana, hasil yang efektif. Agar fokus sepenuhnya pada satu tugas sebelum pindah ke tugas berikutnya. Berikut hal-hal yang harus dilakukan.

    • Buatlah daftar enam tugas-tugas penting untuk besok pada akhir setiap hari kerja. 
    • Memprioritaskan mereka berdasarkan kepentingan mereka. 
    • Hari berikutnya, fokus pada tugas pertama dalam daftar.
    • Bekerja sampai tugas pertama selesai sebelum pindah.
    • Menyelesaikan semua tugas dalam daftar dengan cara yang sama dan ulangi proses untuk hari berikutnya.


    Enam daftar tugas penting mungkin terdengar sederhana, namun bisa membantu kamu supaya tetap fokus. Kamu akan merasakan pekerjaan yang dilakukan lebih cepat dan juga meningkatkan kualitas dari pekerjaan tersebut karena kamu tahu apa yang harus dikerjakan serta menjadi prioritas. Selain itu, kamu menjadi jauh lebih produktif dan terhindar dari stres.

    Saya telah menerapkan strategi ini selama beberapa tahun terakhir, dan telah melihat peningkatan hasilnya, saya merasa apa yang saya lakukan lebih terorganisir, lebih fokus serta menyelesaikan pekerjaan tepat pada waktunya.

    Selain itu, jika kamu menjalankan metode ini, kamu seakan-akan memiliki akun Instagram yang lebih baik. Ini berarti akan lebih banyak pengikut, sehingga akan memiliki teman-teman yang lebih baik, serta akan menjadi lebih terkenal, juga kamu akan merasakan hidup yang benar-benar menakjubkan.

    17 komentar:

    1. Multitasking itu terkadang melelahkan mbak, aku lebih suka fokus sama satu hal baru kemdian lanjut ke hal yang lainnya.

      BalasHapus
      Balasan
      1. sama mbk, karena terlalu bnyak malah jadi gk fokus dan akhirnya malah gk selesai semuanya. :D

        Hapus
      2. @sist Anggi, @Mbak Amel, kalau sudah biasa mudah di kerjakan. hehe

        Hapus
    2. iya!! benar kata anggi, buka hanya melelahkan tapi juga sulit, bahkan terkadang malah jadi keteteran.
      Tapi mungkin cara, Mbak Lisa bisa aku coba cz saya setiap hari kaya di tuntut untuk harus melakukan multitasking

      BalasHapus
      Balasan
      1. Awalnya memang melelahkan, mbak wahyu, tapi cobalah pasti mudah. hehe

        Hapus
    3. Memang berat dan perlu ketelatenan untuk melakukannya.

      BalasHapus
      Balasan
      1. Benar,mas. Tapi tentutanya dibarengi dengan minat. 😀

        Hapus
    4. Wah ini nih, kadang kalo lagi belajar hal baru, yang lama jadi rawan lupa.

      BalasHapus
    5. Benar sekali, jika semua sudah kita susun dengan rapih maka langkah terbaik kita mengerjakan rencana tersebut secara disiplin. Maka dengan mengikuti 6 langkah diatas multi tasking akan terasa sangat mudah, semudah berkirim pesan lewat Bbm, whatsapp, skipe maupun facebook.

      BalasHapus
      Balasan
      1. Pokoknya semudah kirim pesan chatting deh.. hehe

        Hapus
    6. Nice artikel, kak...
      Ini bermanfaat banget untuk aku yang sekarang, hehee...

      BalasHapus
    7. Hmmmm.... multitasking.
      Bahkan dalam menulis cerita 'pun, terkadang aku kurang fokus dg satu judul cerita, jika di otakku udah ada imajinasi cerita yg lain.

      BalasHapus
    8. Aku ingin banyak belajar dari mu say, seperti metode yang baru saja aku baca ini
      punya beberapa plaining tapi cuma fokus pasa satu saja
      yah semoga aku bukan termasuk org yg gagal dlm hal ini

      terima kasih

      BalasHapus
    9. Kalau saya suka bikin list gitu mbak, jadi terjadwal... tapi kadang bisa lepas kemana-mana :D

      BalasHapus
    10. Biasana aku selesein a dulu. Lanjut b. Kecuali garap naskah. baru nulis a, eh nemu ide b, jadi selingkuh naskah, tapi ntar ke depannya naskahku jadi 2 sekaligus hehehe

      BalasHapus

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    Diberdayakan oleh Blogger.