Header Ads

  • Berita Terkini

    Cara Sederhana Mengatasi Penundaan dalam Kehidupan


    Cara Sederhana Mengatasi Penundaan dalam Kehidupan

    Penundaan atau berleha-leha adalah pembunuh impian. Tujuan, keinginan, dan impian yang kita miliki dapat menjadi kenyataan setelah kita dapat mengatasi penundaan. Bukan hanya di dalam pekerjaan saja, bahkan bagi kamu yang masih pelajar apabila penundaan terus dilakukan maka impian akan berlalu begitu saja. Dan dalam posting lali ini, kami akan berbagi 4 cara sederhana yang dapat kita lakukan untuk mengatasi penundaan atau berleha-leha terkait dalam karir maupun kehidupan.
    Sebagai manusia, kita tidak bisa berharap diri kita untuk menjadi sempurna sepanjang waktu. Akan ada saat-saat ketika kita terpeleset dan jatuh, dan bukannya membiarkan satu masalah membawa kita tetap jatuh, kita harus memaafkan diri sendiri dan melanjutkan.

    Sering kita menggunakan bahasa yang membuat diri kita sendiri merasa tak percaya diri, dan kebanyakan dari kita lebih cenderung mengatakan hal-hal yang di luar dari apa yang  dipikirkan. Meskipun penting untuk memiliki harapan yang tinggi untuk diri kita sendiri, itu juga bisa merusak dan berakibat penundaan terjadi.

    Bukannya mengatakan "Saya sangat malas ..." cobalah mengatakan "Aku hanya manusia biasa, dan bahkan orang-orang yang paling sukses memiliki hari yang buruk."

    Juga dari pada mengatakan "Aku mungkin tidak akan berhasil ..." cobalah mengatakan "Aku akan memberikan tembakan terbaik, dan dalam skenario kasus terburuk, saya masih akan baik-baik saja."


    2. Siapkan malam sebelumnya

    Penelitian telah menunjukkan bahwa manusia memiliki jumlah terbatas kemauan, dan penundaan biasanya berasal dari kurangnya motivasi.
    Mempersiapkan sesuatu yang akan kita kerjakan pada malam sebelumnya memungkinkan kita untuk mengambil tindakan sesaat setelah bangun tidur.  Hal ini karena perencanaan dapat mengambil sejumlah besar energi yang harus digunakan untuk mendapatkan tugas-tugas penting dilakukan sebagai gantinya.

    Metode persiapan akan bervariasi dari orang ke orang, tapi favorit pribadi saya adalah untuk jadwal hari saya menggunakan kalender digital, seperti Google Calendar.

    Bagi yang lain, itu bisa membuat daftar harian atau hanya bekerja pada tugas yang paling penting untuk hari ini. Apapun metode kamu, yang penting bahwa kamu memiliki beberapa tingkat struktur untuk perencanaan hari kamu.

    3. Katakan Tidak Lagi

    Apa yang kita katakan "Tidak" dalam hidup kita akan menentukan kualitas pekerjaan yang kita lakukan. Kita tak mungkin untuk mengambil setiap kesempatan yang datang pada kita, dan itu penting bahwa kita memiliki kerangka atau susunan untuk memprioritaskan keputusan kita sehari-hari.
    Pada tipe ini, kita menggunakan susunan yang disebut Eisenhower Matrix untuk membuat banyak keputusan yang akan kita lakukan.
    Berikut ini tindakan rencana untuk masing-masing susunan:
    Sangat mendesak dan penting: Lakukan segera.
    Tidak mendesak dan penting: Tentukan kapan kamu akan melakukannya.
    Mendesak dan tidak penting: Delegasikan kepada orang lain.
    Tidak mendesak dan tidak penting: Lakukan nanti.
    Dengan menggunakan susunan "Eisenhower Matrix" maka segala sesuatu akan bekerja secara efektif.

    4. Temukan Satu Hal
    Kebanyakan kegiatan yang kita lakukan selama satu hari, minggu, atau bulan, berdampak kecil terhadap hasil pada hari akhir.

    Saya secara pribadi bersalah dalam hal ini, mencoba untuk mengisi jadwal saya dengan pekerjaan "sibuk" bukan pekerjaan yang penting. Hasilnya adalah bahwa saya akhirnya mendapatkan hasil yang sangat sedikit untuk menunjukkan pada hari terakhir.

    Kemudian saya menemukan "Satu Hal" yang diperkenalkan oleh penulis Gary Keller. Dalam "Satu hal" digambarkan sebagai salah satu kegiatan atau tugas yang akan membuat segala sesuatu yang lain lebih mudah atau tidak perlu.
    Misalnya, jika kamu ingin mendapatkan dalam hal bentuk tubuh yang ideal, kamu dapat pergi untuk lari setiap pagi bukannya mencoba setiap sistem diet yang berbeda yang diiklankan di TV.

    Jika kamu ingin mengembangkan bisnis kamu. Kamu dapat meningkatkan harga  dan memfokuskan upaya kamu pada 20% dari klien membawa kamu ke 80% dari penjualan, bukannya menyenangkan semua orang.
    Jika kamu ingin belajar bahasa baru, kamu dapat menemukan seorang guru profesional yang dapat bekerja dengan kamu, bukan belajar dari buku-buku, video Youtube, aplikasi mobile, dll.

    Nah, itulah cara sederhana untuk mengatasi penundaan agar sesuatu yang kita rencanakan berjalan seperti apa yang kita inginkan. Dan kamu dapat mengambil inti dari apa yang kami bahas untuk memulai kehidupan keseharian menuju impian karir yang memuaskan. Tak ada orang yang sukses dengan berleha-leha, sukses akan tercapai ketika kita bekerja keras dan meninggalkan penundaan.
       

    32 komentar:

    1. kadang kata-kata dpt memacu semangat jg membuat semangat menjd kendur
      ada yg pernah diterapkan dg daftar dg tahap2 ini bs efektif

      kembali lg kepd kemauan, dg kemauan akan ada jln

      tks cantik
      met pagi
      wow! kopiku aromanya mengundang semangat hehe

      BalasHapus
      Balasan
      1. Aroma kopi selalu menggugah imajinasi, mbak, maksudku tanpa aroma kopi hidup ini tak indah.. hehe

        Hapus
    2. Ini nih, sifat buruk saya. Suka menunda-nunda pekerjaan mbak. Tapi biasanya itu bukan pekerjaan yang penting tapi pekerjaan biasa yang sebenarnya tidak membutuhkan waktu lama untuk diselesaikan, namun karena terus ditunda jadinya saya membuang banyak waktu hanya untuk perkerjaan itu padahal ada hal penting yg harus segera diselesaikan.

      Hmmm... Cukup susah ngilanginnya.

      BalasHapus
      Balasan
      1. Ya, itu terkadang kebiasaan kita, sist, tapi kebiasaan menunda pekerjaan penting dan tidaknya kita sendiri yang akan rugi. hehe

        Hapus
    3. Baik. Saya akan coba mengimplemantasikan tips anda. Kebetulan akhir-akhur ini saya punya penyakit demikian, kehilangan Positive attitude.

      BalasHapus
    4. Mantap nbak lisa
      Semangat terus

      BalasHapus
      Balasan
      1. Ya, terima kasih semangatnya. hehe

        Hapus
    5. Kadang juga harus tahu kapan harus menunda sesuatu.

      Eh ketemu lagi mba Nel.

      BalasHapus
      Balasan
      1. Ya betul.

        Senang bisa bertemu lagi disini. hehe

        Hapus
    6. Penting atau tidak penting,jika perihal tersebut harus dilakukan, kenapa harus ditunda tunda?!

      Met sore Mba Lisa dan semua para pengunjung,sukses selalu buat kita semua.

      BalasHapus
      Balasan
      1. Ya kenapa kita harus menunda-nunda kalau bisa melakukanya, karena penundaan kita sendiri yang rugi.hehe

        Sukses juga untukmu.

        Hapus
    7. Balasan
      1. Iya. Terima kasih sudah mampir kesini ya.

        Hapus
    8. yaa!! intinya dalam hidup jangan pernah menunda-nunda... terkecuali sesuatu yang memang tidak bisa ditangguhkan...heeheee!!!

      BalasHapus
      Balasan
      1. Ya mas, yang tak bisa ditangguhkan itu terkadang kita harus menunda pekerjaan lain. hehe

        Hapus
    9. ada beberapa faktor yg sering aku terapkan seperti di postingan in.., seperti di poin pertama., aku ngak pernah mengucapkan kata2 itu., karena kata menurutku sugesti buat diri aku..

      Kalau masalah penundaan soal pekerjaan, alhamdulillah aku ngak pernah menunda-nunda.

      BalasHapus
      Balasan
      1. Alhamdulilah, itu sangat baik sekali, mas. Selain hari kita akan tetap disiplin pekerjaan kita selesai tepat waktu. hehe

        Hapus
    10. Ketika tidak berjalan sesuai rencana, maka kita memang perlu mengkaji ulang terhadap planing-planing yang telah kita susun sedemikian rupa, agar tidak terjadi penundaan yang membuat kita berfikir 2 dua kali dan menghilangkan kesempatan bagus.

      BalasHapus
    11. Seperti kata bijak mengatakan, 'kerjakanlah apa yang bisa dikerjakan hari ini jangan tunda sampai besok' hehe tapi ya walaupun sudah tau begitu tetap aja masih nunda2, hehe! saya pribadi sih terutama soal mood mba, kalau sudah mood down semuanya ikut down, Tapi setelah baca post ini saya akan berusaha lebih keras lagi agar tidak menunda2 segala sesuatunya, sip tengkyu mba.

      BalasHapus
    12. Ini sisi buruk aku, selalu menunda-nunda hingga kehilangan pelanggan.
      Banyak permintaan pasar membuat besar kepala dan menyepelekan keadaan, ternyata malah membunuh diri sendiri kini aku hanya menjadi pengangguran mentook-mentoknya buat sawangan.

      Terimakasih loh tante, sudah ngasih masukan .

      BalasHapus
    13. Kalau udah ditunda itu berat banget ngelakuinnya :3

      BalasHapus
    14. memaafkan diri sendiri ya, menurutku, itu sulit banget, hapir gak bisa malahan, setiap kali aku coba maafin diriku yang ada jadi malah tambah sakit... huu

      BalasHapus
    15. Ada banyak hal yang aku tunda di kehidupan ini, dan sekarang aku sedikit menyesalinya

      BalasHapus
    16. menggunakan aplikasi memang cukup membantu untuk mengingatkan & menyiapkan skedul keesokannya, seperti google calender

      BalasHapus
    17. Huwaaa.... ini aku banget #gubrak. Menunda apapun hhikksss...

      BalasHapus
    18. Ya betul aku hanyalah manusia biasa, orang yang sekarang suksespun tentu pernah mengalami hal terburuk

      Mungkin bukan menunda untuk sukses, tapi sukses yang tertunda hehe

      ok aku semangat kok
      karena kau ada untukku
      ih lebaaayyy ...

      BalasHapus
    19. kalau udah ditunda-tunda biasanya males ngerjainnya, jadi ditinggalin begitu saja, kita sendiri harus bisa memperbaiki sifat tersebut ya

      BalasHapus
    20. Jangan pernah menunda kalau bisa diselesaikan sekarang juga. Jika sifat penundaan ini dipupuk maka kita akan tertinggal selangkah dan mundur kebelakang.

      BalasHapus
    21. Tipsnya untuk nomor 3 epik tenan mbak? sepertinya saya perlu melakukan itu!

      Nah, lalu bagaimana dengan tips
      "Cara mengatasi penundaan dalam mencari pasangan hidup" sepertinya saya memerlukan tips ini! hahahaha

      BalasHapus
      Balasan
      1. Ini artikel lama opo mbak! kok komeng diatas pada "Oktober 2016" saya tadi lumayan bungah "Makjleb" saat liat ada kang Sadermo diatas ikutan komeng, ternyata itu komeng lama!

        Yo wis lah! memang belum saatnya..

        Maaf komeng saya ngawur ini! gara-gara kebawa kang Sadermo diatas!

        Hapus
      2. Iya, mas, post ini post lama entah kenapa kemarin kok nangkring di halaman pertama, mungkin saya saat edit masih kurang kopi atau bahkan sedang kangen sama kang Sadermo. Hehe

        Hapus

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    Diberdayakan oleh Blogger.