Header Ads

  • Berita Terkini

    Ketika Sahabat Menyatakan Cinta


    Ketika Sahabat Menyatakan Cinta

    Cinta, berbicara cinta tak akan ada habis-habisnya untuk dibahas. Ya, itulah kata cinta, terkadang akan membuat kita menangis, gembira, lupa makan, bahkan terkadang bisa senyum-senyum sendiri. Tapi, itu semua tergantung individu itu sendiri bagaimana menyikapinya.

    Lantas bagaimana, jika orang yang sudah kita anggap sebagai teman dan sahabat tiba-tiba menyatakan cinta, sedangkan kita tidak ada rasa cinta padanya. Dia mengungkapkan rasa sayangnya, bukan sebagai teman tapi sebagai sesosok yang ingin memperjuangkan cintanya. Hal ini, akan membuat diri kita terkejut, kan?

    Dia memang baik, pengertian dan perhatian pada diri kita. Tapi sayangnya, kita tetap menganggapnya sebagai teman biasa. Mau tidak mau kita harus menolak cintanya, tapi tak tega untuk melukai hatinya. Jika sudah begini apa yang harus kita lakukan? Kita harus melakukan strategi khusus agar dia tidak kecewa terhadap kita.

    Berkata jujur dan jangan mempermainkannya; Kalau sudah menyangkut hati dan perasaan, segala sesuatunya bisa jadi serba rapuh dan sensitif. Saat dia menyatakan cinta, sebaiknya kita jujur dengan hati kita sendiri. Berkata jujur dari mula akan mempermudah segalanya. Dia bisa sedih karena penolakan kita. Bisa juga dia sakit hati atau kecewa karena ternyata perasaannya tak berbalas. Tapi kalau kita bisa mengatakannya dengan baik di saat yang tepat, dia pasti bisa mengerti. Yang jelas jangan sampai kita mempermainkan hati dan perasaannya. Karena jika hal itu terjadi pada diri kita, heemmm... Akan merasakan sakit seperti yang dia rasakan.

    Selanjutnya mungkin akan susah untuk bersikap seperti dulu lagi; Canggung dan aneh rasanya ketika seseorang yang sudah kita anggap sebagai teman baik tiba-tiba menginginkan lebih. Komunikasi dan interaksi kita dengannya mungkin akan terasa berbeda. Susah memang untuk kembali seperti dulu lagi, tapi kita tetap harus mencobanya. Dan cobalah lebih peka dengan sikapnya. Apakah dia mulai menjaga jarak? Atau dia juga lebih sering mengabaikan kita setelah cintanya kita tolak? Yang harus kita lakukan adalah bersabar dan mengerti. Tetap jadi teman yang bisa selalu ada ketika ia membutuhkan kita.

    Traveling dengan teman-teman lainnya; Ajak teman kita dan temannya untuk jalan-jalan bersama. Cairkan suasana dengan menciptakan nuansa pertemanan seperti semula. Tertawa bersama dan menghabiskan waktu melakukan hal-hal yang seru dengan teman-teman seperti dulu lagi. Menolak atau menerima cinta seseorang itu hak kita. Tapi usahakan untuk menjaga hubungan tetap baik. Jangan sampai terputus persahabatan yang sudah terbina selama ini.

    Sahabat tetaplah sahabat, jangan sampai gara-gara cinta ditolak ada dendam dan putus persahabatan. Sebenarnya jika sahabat ada rasa cinta itu tidak aneh, karena terkadang canda tawa setiap bertemu ataupun chatting di media sosial, akhirnya terlahirlah rasa cinta. Dan banyak pula sahabat menjadi pacar, bahkan sahabat menjadi pendamping hidup. Contohnya tak jauh kemana, itu tetangga sebelah. Hehehe.

    Intinya cinta tak bisa dipaksakan dan tak bisa ditolaknya, untuk itu jika cinta kita ditolak, anggap saja itu bukan jodoh dan yakin bahwa Tuhan akan memberikan yang lebih baik. Dan sebaliknya kita harus menghargai dan tetap menjaga perasaannya apabila kita menolak cinta dari seseorang.

    Nah, jika kalian ada yang memiliki kisah percintaan yang sama dengan apa yang saya tulis ini, mudah-mudahan dapat direnungi untuk kembali menjalin persahabatan.

    Salam sukses dan keep writing!

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    Diberdayakan oleh Blogger.